ACICIS
Universitas Muhammadiyah Malang
ACICIS
Universitas Muhammadiyah Malang

Pentingnya Pendidikan Reproduksi bagi Masyarakat

Author : Administrator | Selasa, 19 Januari 2010 12:22 WIB

22 Desember 2009,

Banyak hal menarik di sekitar kita yang bisa dijadikan objek penelitian. Hal tersebut ditunjukkan mahasiswa Australian Consortium for In-Country Indonesian Studies (ACICIS) Angkatan ke-29 dalam presentasi seminar akhir yang diselenggarakan di Gedung Kuliah Bersama (GKB) 3 Ruang 611, (7/12).
Acara tersebut dihadiri Pembantu Rektor I UMM, Sujono; Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Wahyudi serta President Director ACICIS untuk Indonesia, Phillip King. Dalam sambutannya, Sujono mengungkapkan apresiasinya terhadap topik-topik yang dipilih mahasiswa ACICIS, yang dianggapnya sering luput dari perhatian dan dianggap sepele. Misalnya, penelitian yang mengangkat persepsi masyarakat Indonesia tentang popularitas Barack Obama atau tentang transformasi memancing.
Tiga mahasiswa ACICIS yang mempresentasikan karyanya adalah Juliet Clare Thornton, Annika Joan Wood dan Tavish Jeffrey Redgrave. Sujono berharap karya-karya mahasiswa ACICIS dapat dibukukan untuk dipublikasikan pada masyarakat luas di Australia kelak. “Kalau bisa diedit dan dibukukan, agar bisa menjadi kenang-kenangan,” harapnya.
Dalam presentasi pertama yang berlangsung selama 15 menit, Juliet mempresentasikan hasil penelitiannya yang mengulas alasan masyarakat Indonesia mempopulerkan Obama. Mahasiswi Australian National University tersebut menemukan bahwa popularitas Presiden Amerika tersebut di Indonesia disebabkan karakter kepemimpinannya yang karismatik, juga latar belakang serta faktor kedekatan.
Joan Wood mengangkat penelitian berjudul Berbagai Sikap Masyarakat terhadap Pendidikan Kesehatan Reproduksi di Indonesia. Dalam penelitiannya, Joan menemukan masalah yakni belum adanya pihak yang bertanggungjawab atas pendidikan kesehatan reproduksi. Untuk itu, mahasiswi pertukaran asal University of New South Wales tersebut mengharapkan adanya institusi yang memberikan pendidikan kesehatan reproduksi pada masyarakat secara konsisten.
Presentasi terakhir disampaikan Tavish, mahasiswa asal Murdoch University, yang mengangkat Transformasi Memancing Rekreasi di Malang. Berbeda dengan tempat pemancingan di Australia yang hanya berfungsi sebagai tempat rekreasi, kolam memancing di Malang menjamur dengan pesat. “Pemancingan (di Malang. red) tidak hanya menjadi tempat rekreasi, melainkan bertransformasi pula menjadi tempat wisata kuliner, usaha bahkan wahana lomba,” paparnya menjelaskan hasil penelitiannya. pmg_rey

Diakses dari http://bestari.netai.net/?p=143

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image